Sirius (α CMa / α Canis
Majoris / Alpha Canis Majoris) adalah bintang
paling terang di langit malam, dengan magnitudo tampak −1.47. Bintang ini terletak di rasi Canis Major dan merupakan sistem bintang ganda dengan komponen
primer bintang deret utama kelas A dan komponen sekunder
sebuah katai putih.
Sirius adalah salah satu sistem bintang terdekat dengan Bumi
pada jarak 2,6 parsec atau 8,6 tahun cahaya. Tetangga terdekatnya adalah sistem bintang Procyon, pada jarak 1,61 parsec atau 5,24 tahun cahaya.
Sirius A adalah sebuah bintang deret utama dengan kelas spektrum A0 atau A1 dan memiliki
massa sekitar 2,1 Matahari. Pasangannya,
Sirius B, adalah bintang yang sudah berevolusi dari deret utama menjadi katai putih. Kedua bintang ini mengorbit satu
sama lain pada jarak sekitar 20 AU (hampir sama dengan jarak Matahari dan Uranus) dengan periode orbit mendekati 50 tahun. Orbit
tersebut dapat membuat Sirius B kadang berada di depan Sirius A sehingga luminositas total keduanya menurun
sebentar. Karena alasan ini, sistem Sirius diperhitungkan sebagai bintang ganda gerhana.
Katai putih tipikal memiliki massa 0.5–0.6 massa matahari. Dengan massa hampir sama dengan
Matahari, Sirus B adalah salah satu katai putih termasif yang diketahui. Massa
tersebut terkandung hanya dalam volume yang sebanding dengan Bumi. Katai putih hanya terbentuk setelah bintang melewati
tahap deret utama dan raksasa merah. Dua tahap
tersebut telah dilalui Sirius B kurang dari setengah usianya sekarang, sekitar
120 juta tahun yang lalu. Bintang awalnya diperkirakan memiliki massa 5 massa
matahari[28] dengan kelas spektrum B7V ketika berada di
deret utama.
Ketika berada pada tahap raksasa merah, Sirius B boleh jadi
memperkaya metalisitas Sirius A.
Inilah yang menjadi sebab kelimpahan logamSirius A lebih tinggi dari harga normal (metalisitas
dikatakan normal jika sama dengan harga yang dimiliki Matahari). Sirius A diperkirakan akan kehabisan
bahan bakar hidrogen di intinya dalam satu miliar tahun lagi. Setelah itu ia
akan menempuh tahap raksasa merah sebelum akhirnya akan menjadi katai putih
juga.
atahari. Dengan massa hampir sama dengan
Matahari, Sirus B adalah salah satu katai putih termasif yang diketahui. Massa
tersebut terkandung hanya dalam volume yang sebanding dengan Bumi. Katai putih hanya terbentuk setelah bintang melewati
tahap deret utama dan raksasa merah. Dua tahap
tersebut telah dilalui Sirius B kurang dari setengah usianya sekarang, sekitar
120 juta tahun yang lalu. Bintang awalnya diperkirakan memiliki massa 5 massa
matahari[28] dengan kelas spektrum B7V ketika berada di
deret utama.
Ketika berada pada tahap raksasa merah, Sirius B boleh jadi
memperkaya metalisitas Sirius A.
Inilah yang menjadi sebab kelimpahan logamSirius A lebih tinggi dari harga normal (metalisitas
dikatakan normal jika sama dengan harga yang dimiliki Matahari). Sirius A diperkirakan akan kehabisan
bahan bakar hidrogen di intinya dalam satu miliar tahun lagi. Setelah itu ia
akan menempuh tahap raksasa merah sebelum akhirnya akan menjadi katai putih
juga.
No comments:
Post a Comment